Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago

Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago

Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago - Bank Jago merupakan salah satu  perbankan Indonesia yang menjadi sorotan utama dalam beberapa tahun terakhir ini.

Bank yang didirikan pada tahun 1992 ini telah mengalami transformmasi yang sangat signifikan terutama dalam hal perbankan digital.

 Nah, pada artikel ini akan dibahas mengenai Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago hingga saat ini berdiri sebagai pionir bank digital ternama di di Indonesia.

Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago

Bank Jago awal berdiri yaitu pada tahun 1992 dengan nama Bank Artos Indonesia.Yang didirika oleh keluarga Arto Hardy di Bandung. Yang berprofesi sebagai penguisaha tekstil.

Karena dari bahasanya saja sudah bisa diterka artos itu berasal dari bahasa sunda. Yang artinya kalau berhubungan dengan sunda pasti tidak akan jauh dari Bandung dan sekitarnya. Begitupun bank ini berarti mulanya berdiri di Bandung.

Artos yang dalam bahasa Indonesia berarti uang. Bank ini didirikan untuk menyasar para UMKM di daerah bandung dan sekitarnya.

Dengan fokus awal menyediakan layanan perbankan konvensional seperti bank biasanya seperti menawarkan produk tabungan, pinjaman, serta layanan transaksi keuangan. 

Tapi, dengan munculnya era digital saat ini, maka bank ini tidak mau ketinggalan dengan yang lain, maka diambilah langkah strategis untuk melakukan transformasi secara keseluruhan agar bisa bertahan sampai saat ini.

Bahkan pada tahun 2016 Bank Artos Indonesia resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kodenya ARTO.

Transformasi Menjadi Bank Jago dari Bank Artos

Terjadi perubahan yang sangat siginifikan pada tahun 2019 terutama soal kepemilikan saham Bank Artos yaitu oleh PT. Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) mengakuisisi sebesar 37,65% yang dipimpin oleh seorang direktur bernama Jerry Ng yang merupakan mantan Dirut BTPN.

Kemudian 13,35% sahamnya diakuisisi oleh Wealth Track Technology Ltd punya Patrick Walujo yang sebelumnya investor Bank BTPN sebelum diakusisi oleh SMBC.

Dengan adanya akuisisi tersebut maka Jerry Ng dan Patric Walujo merupakan pengendali utama saham Bank Artos.

Dengan visi mereka berdua yang menginginkan Bank Artos menjadi Bank digital yang dapat bersaing di era teknologi saat ini dengan yang lainnya.

Selain itu, mereka juga menginginkan Bank Artos ini bisa berkolaborasi dengan mitra ekosistem digital saat ini seperti Gojek, Traveloka, Tokopedia dan yang lainnya.

Nah, untuk memuluskan jalan transformasi yang dinginkan oleh Jerry Ng dan Patrick Walujo, maka mereka melakukan hal strategis, diantaranya:
  1. Memindahkan kantor pusat ke Jakarta dari Bandung.
  2. Mengganti nama menjadi Bank Jago pada desember 2020 yang asalnya dari Bank Artos.
  3. Pada April 2021 diluncurkan Aplikasi Mobile Banking Jago.
  4. Menjalin kemeitraan dengan Gojek melalui GoPay.
  5. Menjalin kemitraan dengan investasi online yaitu Bibit Tumbuh Bersama pada Juli 2021.
  6. Meluncurkan Usaha Unit Syariah (UUS) pada September 2021.

Pada tahun 2020 juga, Bank Jago menjalin kemitraannya dengan salah satu perusahaan konglomerat terbesar di Indonesia yaitu grup Djarum.

Dengan adanya dukungan finansial serta keahlian bisnis dari Djarum, diharapkan Bank Jago dapat melakukan transformasi lebih cepat dan agresif menjadi perbankan digital.

Dengan hal tersbut berarti Bank Jago sudah mengubah model bisnis sebelumnya menjadi berfokus kepada inovasi teknologi dan digitalisasi perbankan. 

Dengan cara mengindentifikasi berbagai peluangyang ada teruta dari pasar fintech yang sedang ramai saat ini, termasuk juga layanan perbankan secara digital serta pembayaran secara online. 

Dengan berkomitmen ingin memberikan pengalaman perbankan yang lebih efisien, nyaman, aman bagi nasabah maka Bank Jago menggaet teknologi terkini.

Layanan Unggulan dan Inovasi Produk Bank Jago

Salah satu keunggulan dari Bank Jago yaitu inovasi produk dan layanannya. Salah satu produk digital yang diperkenalkannya seperti kartu prabayar Jago dan layanan pembayaran digital secara online yang memudahkan  transaksi tanpa harus datang ke kantor cabang fisik. 

Selain itu juga, Bank Jago fokus pada pelayanan perbankan syariah yang semakin kesini semakin berkembang kebutuhannya.

Tidak ketinggalan juga, Bank Jago menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan fintech yang sedang digandrungi saat ini untuk memperluas ekosistem digitalnya. 

Bajk Jago juga saat ini  mengembangkan platform teknologi in-house dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan, keamanan, dan keterhubungan layanan perbankan mereka. 

Diharapkan dengan kolaborasi ini, Bank Jago dapat menawarkan layanan yang lebih lengkap dan mendalam kepada mereka sebagai pelanggannya.

Sejak transformasi tersebut dilakukan, Bank Jago telah berhasil meraih berbagai prestasi dan penghargaan dari dunia perbankan Indonesia. 

Kehadirannya sebagai bank digital yang inovatif dan responsif terhadap perkembangan teknologi saat ini telah menjadikannya sebagai pilihan utama bagi para nasabahnya. 

Bank Jago terus berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya denga tetap mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini.

Kesimpulan

Bank Jago yang dulunya Bank Artos Indonesia telah bertaransformasi menjadi bank digital yang sangat diperhitungkan di industri perbankan digital saat ini oleh pesaingnya.

Dengan fondasi yang tertanam sangat kuat, kemitraan strategis, dan fokus dalam inovasi teknologi dan digital, tampaknya Bank Jagoakan akan terus memimpin dalam perbankan digital di Indonesia dalam waktu yang lama.

Apalagi trus dieksplornya berbagai peluang lain yang dapat dihadirkan oleh Bank Jago untuk kemudahan pelangganya serta kemajuan bisnisnya. Patut dinantikan seberapa besar lagi inovasi yang mereka akan kembangkan.

Demikian pembahasan mengenai Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Perjalanan Awal Berdirinya Bank Jago"